Apa itu Mbps dan Gbps?
Ketika kita berbicara tentang seberapa cepat data bergerak melalui jaringan, kita mengukurnya dalam bit per detik, bukan byte. Bit adalah unit terkecil informasi digital, dan laju transfer data menunjukkan berapa banyak bit tersebut yang mengalir melalui koneksi setiap detik.
- Mbps adalah singkatan dari megabit per detik. Ini adalah cara paling umum untuk mengiklankan kecepatan broadband rumah dan data seluler.
- Gbps adalah singkatan dari gigabit per detik. Ini menggambarkan tautan yang lebih cepat seperti internet fiber, tulang punggung pusat data, dan Ethernet modern.
Karena kedua unit menggambarkan sebuah laju, konversi di antara keduanya bekerja persis seperti mengonversi besaran metrik lainnya: ia hanya bergantung pada awalan (mega versus giga), bukan pada bagian “per detik”.
Bagaimana cara kerja konverter ini?
Alat ini menjaga semua bidang laju data tetap tersinkronisasi sekaligus. Ketik nilai dalam unit apa pun dan unit lainnya akan diperbarui secara instan. Alat ini mendukung baik awalan desimal (SI) yang digunakan hampir di mana-mana dalam jaringan maupun awalan biner (IEC) yang digunakan beberapa sistem secara internal.
- Desimal (basis 10): Mbps dan Gbps mengikuti pangkat 1000, standar untuk telekomunikasi dan penyedia layanan internet.
- Biner (basis 2): Mibps (mebibit per detik) dan Gibps (gibibit per detik) mengikuti pangkat 1024.
Bidang “Unit lain” memungkinkan konversi silang ke unit data apa pun, termasuk laju berbasis byte, dengan memilihnya dari menu tarik-turun.
Awalan desimal versus biner
Hampir semua peralatan jaringan dan penyedia internet menggunakan definisi desimal, di mana setiap langkah ke atas dikalikan dengan 1000. Inilah sebabnya paket fiber “1 Gbps” diiklankan sebagai 1000 Mbps.
Sistem desimal (SI)
Sistem desimal menghitung dalam pangkat 10:
Sistem biner (IEC)
Sistem biner menghitung dalam pangkat 2 dan sebagian besar digunakan oleh sistem operasi dan alat data:
Untuk laju transfer data, Anda hampir selalu menginginkan sistem desimal.
Rumus konversi Mbps ke Gbps
Dalam sistem desimal standar, bagi jumlah megabit per detik dengan 1000:
Untuk melakukan sebaliknya, kalikan gigabit per detik dengan 1000:
Contoh
Contoh 1: Konversikan 5.000 Mbps ke Gbps
Contoh 2: Konversikan 12.000 Mbps ke Gbps
Contoh 3: Konversikan saluran fiber 940 Mbps ke Gbps
Contoh 4: Konversikan 0,25 Gbps ke Mbps
Catatan praktis dan kasus penggunaan
- Membaca paket internet. Penyedia mencantumkan kecepatan dalam Mbps. Membagi dengan 1000 memberikan angka setara dalam Gbps, yang berguna saat membandingkan paket “500 Mbps” dengan paket “1 Gbps” (1000 Mbps).
- Perangkat keras jaringan. Switch dan kartu jaringan diberi peringkat dalam Gbps (misalnya, 2,5 Gbps atau 10 Gbps). Mengonversi ke Mbps menunjukkan berapa banyak ruang yang Anda miliki di atas koneksi broadband biasa.
- Bit versus byte. Laju transfer menggunakan bit, sedangkan ukuran file menggunakan byte. Karena 1 byte = 8 bit, tautan 1 Gbps memindahkan paling banyak sekitar 125 megabyte per detik dalam kondisi ideal. Gunakan bidang “Unit lain” saat Anda membutuhkan laju berbasis byte.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa Mbps dalam 1 Gbps?
Dalam sistem desimal yang digunakan oleh penyedia internet, terdapat tepat 1000 Mbps dalam 1 Gbps.
Apakah 1000 Mbps sama dengan 1 Gbps?
Ya. Koneksi “1 Gbps” atau “gigabit” sama dengan 1000 Mbps menurut definisi desimal standar.
Mengapa beberapa alat menampilkan 1024 alih-alih 1000?
Alat-alat tersebut menggunakan awalan biner (IEC), di mana 1 Gibps sama dengan 1024 Mibps. Ini jarang terjadi untuk laju transfer dan jauh lebih umum saat melaporkan memori atau ukuran file yang disimpan.
Bagaimana cara mengonversi Mbps ke megabyte per detik?
Bagi angka Mbps dengan 8, karena 1 byte sama dengan 8 bit. Misalnya, 940 Mbps kira-kira 117,5 megabyte per detik.