Kalkulator penambahan waktu
Apa itu kalkulator penambahan waktu?
Kalkulator penambahan waktu adalah alat yang mengambil tanggal dan waktu mulai, lalu menambahkan (atau mengurangi) durasi yang dinyatakan dalam hari, jam, menit, dan detik. Hasilnya adalah tanggal dan waktu baru setelah durasi tersebut berlalu.
Daripada menghitung dengan jari atau memikirkan berapa hari dalam bulan saat ini, kalkulator melakukan aritmetika untuk Anda. Ia secara otomatis mengubah menit menjadi jam, jam menjadi hari, dan hari menjadi bulan dan tahun, sehingga Anda tidak perlu mengingat bahwa ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, atau 24 jam dalam satu hari.
Ini berguna untuk perencanaan sehari-hari: mengetahui kapan kiriman 36 jam akan tiba, kapan rapat 90 menit berakhir, atau tanggal apa yang Anda capai jika menghitung 100 hari ke depan mulai hari ini.
Cara kerja kalkulator
Kalkulator membutuhkan dua informasi:
- Tanggal dan waktu mulai — momen dari mana Anda menghitung.
- Durasi — jumlah hari, jam, menit, dan detik yang akan diterapkan.
Kemudian Anda memilih sebuah operasi:
- Tambah — memindahkan hasil maju dalam waktu.
- Kurangi — memindahkan hasil mundur dalam waktu.
Secara internal, kalkulator mengubah seluruh durasi menjadi satu pergeseran dan menerapkannya pada momen mulai. Karena setiap satuan beralih ke satuan berikutnya, satuan parsial dibawa dengan benar. Misalnya, menambahkan 90 detik menambahkan 1 menit dan 30 detik, dan menambahkan 6 jam ke 20:00 beralih ke hari berikutnya.
Rumus
Jika kita mengukur semuanya dalam detik, hasilnya hanyalah waktu mulai ditambah (atau dikurangi) total durasi:
di mana total durasi dalam detik adalah:
Di sini:
- = jumlah hari
- = jumlah jam
- = jumlah menit
- = jumlah detik
Konstanta tersebut berasal dari fakta bahwa satu hari memiliki detik, satu jam memiliki detik, dan satu menit memiliki detik. Tanda pada rumus pertama positif saat menambah dan negatif saat mengurangi.
Contoh
Contoh 1: Menambahkan hari
Mulai pada 2024-01-01 09:00:00 dan tambahkan 14 hari.
Hasilnya adalah 2024-01-15 09:00:00 — tepat dua minggu kemudian, dengan waktu dalam hari tidak berubah.
Contoh 2: Menambahkan jam dan menit
Mulai pada 2024-01-01 03:37:00 dan tambahkan 2 jam dan 44 menit.
Hasilnya adalah 2024-01-01 06:21:00, karena 37 + 44 = 81 menit beralih menjadi 1 jam dan 21 menit.
Contoh 3: Beralih ke hari berikutnya
Mulai pada 2024-01-01 20:00:00 dan tambahkan 6 jam.
Hasilnya adalah 2024-01-02 02:00:00. Kalkulator secara otomatis memajukan tanggal saat jam melewati tengah malam.
Contoh 4: Mengurangi durasi
Mulai pada 2024-01-15 09:00:00 dan kurangi 14 hari.
Hasilnya adalah 2024-01-01 09:00:00, momen yang sama yang digunakan sebagai awal pada Contoh 1.
Penggunaan praktis
- Pengiriman dan pengantaran — tambahkan waktu transit, misalnya 36 jam, ke cap waktu pengiriman untuk memperkirakan kedatangan.
- Rapat dan acara — tambahkan durasi ke waktu mulai untuk mengetahui kapan sesuatu berakhir.
- Memasak dan fermentasi — tambahkan periode fermentasi atau pematangan yang diukur dalam hari dan jam.
- Tenggat waktu — hitung maju sejumlah hari tetap untuk menemukan tanggal jatuh tempo, atau kurangi penyangga agar tahu kapan harus mulai.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kalkulator menangani tahun kabisat?
Ya. Penambahan hari mengikuti kalender sebenarnya, jadi menambahkan 2 hari ke 2024-02-28 (tahun kabisat) jatuh pada 2024-03-01, sedangkan pada tahun non-kabisat akan jatuh pada 2024-03-02.
Bisakah saya mengurangi waktu selain menambahkannya?
Ya. Pilih operasi Kurangi, dan durasi diterapkan mundur, memindahkan hasil ke momen lebih awal, termasuk kembali ke hari atau bulan sebelumnya bila diperlukan.
Apa yang terjadi jika saya membiarkan suatu kolom kosong?
Kolom kosong diperlakukan sebagai nol, jadi Anda hanya perlu mengisi satuan yang Anda perlukan. Menambahkan durasi yang seluruhnya nol cukup mengembalikan tanggal dan waktu mulai.
Apa bedanya ini dengan kalkulator rentang waktu?
Kalkulator rentang waktu menemukan durasi antara dua momen yang diketahui. Kalkulator ini melakukan kebalikannya: Anda mengetahui awal dan durasinya, dan ia menemukan momen kedua.