Kehidupan sehari-hari

Kalkulator offset pelek (ET dan backspacing)

Pengaturan
Atur ulang
Bagikan hasil
Simpan
Sematkan
Laporkan bug

Bagikan kalkulator

Tambahkan kalkulator gratis kami ke situs web Anda

Sumber

Harap masukkan URL yang valid. Hanya URL HTTPS yang didukung.

Gaya

Warna fokus pinggiran input, warna kotak switch yang dicentang, warna hover item yang dipilih dll.

Lanjutan

Harap setujui Syarat Penggunaan.

Prévisualisation

Simpan kalkulator

Pengaturan Kalkulator

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Bagikan kalkulator

Apa itu kalkulator offset pelek?

Kalkulator offset pelek mengubah dua angka yang dipakai produsen pelek untuk menggambarkan posisi pelek pada hub — offset (dicetak sebagai ET) dan backspacing — menjadi satu sama lain, sekaligus menunjukkan apa yang terjadi pada kecocokan saat Anda berganti pelek. Di luar Amerika Utara hampir semua produsen mencantumkan offset dalam milimeter; backspacing muncul dalam inci di hampir semua katalog pelek dan off-road Amerika. Keduanya menggambarkan geometri yang persis sama dari ujung pelek yang berlawanan, itulah sebabnya membeli pelek hampir selalu berarti mengubah yang satu menjadi yang lain.

Kalkulator ini menangani dua set pelek sekaligus: yang terpasang di mobil dan yang sedang Anda pertimbangkan. Ia melaporkan backspacing dan jarak depan masing-masing, lalu dua angka yang benar-benar menentukan apakah pelek baru muat — seberapa dekat ia bergerak ke shockbreaker dan lengan ayun di sisi dalam, dan seberapa jauh ia menonjol melewati fender di sisi luar.

Offset, backspacing, dan jarak depan

Setiap pelek punya bidang dudukan rata yang dibaut ke hub. Ketiga ukuran itu berangkat dari bidang tersebut:

  • Offset (ET) adalah jarak dari bidang dudukan ke garis tengah pelek. Offset positif berarti bidang dudukan berada di sisi luar garis tengah, sehingga pelek masuk ke bawah bodi — susunan biasa pada mobil penggerak roda depan dan sebagian besar mobil modern. Offset negatif berarti bidang dudukan berada di sisi dalam garis tengah sehingga mendorong pelek ke luar; inilah tampilan deep dish klasik dan menjadi standar pada banyak pikap dan pelek off-road. Offset tepat nol berarti bidang dudukan jatuh persis pada garis tengah.
  • Backspacing adalah jarak dari bidang dudukan ke tepi dalam pelek. Inilah yang menentukan apakah ban bebas dari shockbreaker, dudukan per, lengan ayun, dan liner fender bagian dalam.
  • Jarak depan adalah jarak dari bidang dudukan ke tepi luar pelek. Inilah yang menentukan seberapa jauh pelek menonjol dari bodi.

“ET” berasal dari bahasa Jerman Einpresstiefe, harfiahnya “kedalaman tekan” — warisan manufaktur pelek Eropa yang bertahan sebagai singkatan internasional.

Ada satu detail yang terus-menerus menjebak: lebar yang tercetak pada pelek (misalnya 8J) adalah lebar dudukan bead, diukur antara sisi dalam kedua bibir pelek. Bibir pelek itu sendiri menonjol sekitar setengah inci (12,7 mm) di tiap sisi, sehingga lebar keseluruhan pelek yang sebenarnya satu inci penuh — 25,4 mm — lebih besar daripada lebar yang diiklankan. Backspacing dan jarak depan diukur pada lebar keseluruhan yang sebenarnya itu, jadi tambahan bibir pelek harus dijumlahkan lebih dulu.

Bagaimana cara kerja kalkulatornya?

Masukkan lebar pelek Anda saat ini, lalu offset-nya atau backspacing-nya — kalkulator mengisi yang Anda biarkan kosong. Mengubah offset akan menghitung ulang backspacing; mengubah backspacing akan menghitung ulang offset. Ulangi untuk pelek yang ingin Anda beli, dan perbandingan di bawah akan diperbarui otomatis.

Setiap kolom punya pemilih satuan sendiri, jadi Anda bisa mengetik lebar dalam in, offset dalam mm, dan membaca backspacing dalam satuan mana pun — kebiasaan satuan campuran yang memang dipakai industri pelek. Kolom offset menerima angka negatif, karena offset negatif adalah spesifikasi biasa, bukan kesalahan.

Rumus

Pertama ubah lebar dudukan bead yang diiklankan menjadi lebar keseluruhan yang sebenarnya dengan menambahkan satu bibir pelek per sisi:

Overall width=Wheel width+25.4 mm\text{Overall width} = \text{Wheel width} + 25.4\ \text{mm}

Backspacing lalu menjadi setengah lebar keseluruhan ditambah offset:

Backspacing=Overall width2+Offset\text{Backspacing} = \frac{\text{Overall width}}{2} + \text{Offset}

Menyusun ulang rumus itu memberi arah sebaliknya, yang Anda butuhkan ketika katalog mencantumkan backspacing tetapi lembar spesifikasi mobil Anda mencantumkan ET:

Offset=BackspacingOverall width2\text{Offset} = \text{Backspacing} - \frac{\text{Overall width}}{2}

Jarak depan sekadar sisanya:

Front spacing=Overall widthBackspacing\text{Front spacing} = \text{Overall width} - \text{Backspacing}

Membandingkan pelek calon dengan pelek sekarang menghasilkan dua perubahan celah. Perubahan dalam yang positif berarti pelek baru bergerak ke dalam, ke arah shockbreaker dan lengan ayun; perubahan luar yang positif berarti ia menonjol lebih jauh melewati fender:

Δinner=BackspacingnewBackspacingold\Delta_{\text{inner}} = \text{Backspacing}_{\text{new}} - \text{Backspacing}_{\text{old}}

Δouter=Front spacingnewFront spacingold\Delta_{\text{outer}} = \text{Front spacing}_{\text{new}} - \text{Front spacing}_{\text{old}}

Contoh perhitungan

1. Offset positif yang khas: pelek 8 in, ET +35

Lebar keseluruhannya 8×25.4+25.4=228.6 mm8 \times 25.4 + 25.4 = 228.6\ \text{mm}, jadi setengahnya 114,3 mm.

  • Backspacing: 114.3+35=149.3 mm114.3 + 35 = 149.3\ \text{mm}, yaitu 5,878 in.
  • Jarak depan: 228.6149.3=79.3 mm228.6 - 149.3 = 79.3\ \text{mm}, yaitu 3,122 in.

Ini kecocokan khas hatchback modern — pelek masuk jauh ke dalam spakbor.

2. Offset negatif: pelek 8 in, ET −12

Lebar keseluruhan tetap 228,6 mm, tetapi bidang dudukan kini berada 12 mm di sisi dalam garis tengah:

  • Backspacing: 114.312=102.3 mm114.3 - 12 = 102.3\ \text{mm}, yaitu 4,028 in.
  • Jarak depan: 228.6102.3=126.3 mm228.6 - 102.3 = 126.3\ \text{mm}, yaitu 4,972 in.

Dibandingkan contoh 1, pelek memindahkan 47 mm bagiannya ke luar: ia mendapat 47 mm celah dalam dan kehilangan jarak fender sebanyak itu juga. Itulah tampilan deep dish, dan itu pula kecocokan yang mulai bergesekan dengan spakbor saat setir dibanting penuh.

3. Mengubah backspacing menjadi offset

Sebuah katalog Amerika mencantumkan pelek 8 in dengan backspacing 5 in. Lima inci sama dengan 127 mm, dan setengah lebar keseluruhan tetap 114,3 mm:

Offset=127114.3=12.7 mm\text{Offset} = 127 - 114.3 = 12.7\ \text{mm}

Jadi pelek itu ber-ET +12,7. Jika pelek yang sama dicantumkan dengan backspacing 4 in (101,6 mm), offset-nya menjadi 101.6114.3=12.7 mm101.6 - 114.3 = -12.7\ \text{mm} — ET −12,7. Dan backspacing tepat 4,5 in (114,3 mm) menempatkan bidang dudukan persis pada garis tengah, sehingga offset-nya tepat nol.

4. Membandingkan dua pelek: 7 in ET +45 → 8,5 in ET +20

Pelek sekarang lebarnya 7 in dengan ET +45; calonnya lebar 8,5 in dengan ET +20.

  • Sekarang: lebar keseluruhan 203,2 mm, backspacing 101.6+45=146.6 mm101.6 + 45 = 146.6\ \text{mm}, jarak depan 56,6 mm.
  • Calon: lebar keseluruhan 241,3 mm, backspacing 120.65+20=140.65 mm120.65 + 20 = 140.65\ \text{mm}, jarak depan 100,65 mm.

Hasilnya perubahan celah dalam sebesar 140.65146.6=5.95 mm140.65 - 146.6 = -5.95\ \text{mm} dan perubahan tonjolan luar sebesar 100.6556.6=44.05 mm100.65 - 56.6 = 44.05\ \text{mm}. Sederhananya: pelek baru justru bergerak 5,95 mm menjauh dari suspensi, jadi sisi dalam sedikit lebih aman dari sebelumnya — tetapi ia menonjol 44,05 mm lebih jauh, cukup untuk menyenggol bibir fender pada mobil yang diceperkan atau gagal uji tutupan bodi di negara yang memeriksanya.

Catatan praktis

  • Celah dalam adalah arah yang berbahaya. Pelek yang bergesekan dengan shockbreaker atau selang rem saat berbelok di bawah beban bisa merusak keduanya. Ukur celah nyata antara dinding samping dalam ban Anda sekarang dan komponen suspensi terdekat sebelum memercayai penambahan backspacing apa pun, dan ingat bahwa ban menggembung lebih lebar daripada pelek.
  • Tonjolan luar umumnya soal hukum dan tampilan — sampai tidak lagi begitu. Tonjolan berlebih melemparkan cipratan air dan kerikil ke cat, membebani bantalan roda lebih jauh di lengan tuasnya, dan di banyak yurisdiksi ban harus tetap tertutup bodi.
  • Lebar ban sama pentingnya dengan lebar pelek. Ban yang lebih lebar pada pelek yang sama tumbuh ke dua arah, kira-kira separuh kelebihan lebarnya ke tiap sisi. Hitung dulu diameter gelinding dan lebar penampang baru Anda dengan kalkulator ukuran ban, lalu kembali ke sini untuk offset-nya.
  • Spacer menggeser offset, bukan logika perhitungannya. Spacer 15 mm mengurangi offset efektif sebesar 15 mm dan backspacing sebesar itu juga. Anda bisa memodelkannya dengan mengurangi tebal spacer dari offset yang Anda masukkan.
  • Tambahan setengah inci per bibir pelek adalah konvensi, bukan hukum alam. Hampir semua pelek mobil penumpang dan truk ringan memakainya, tetapi beberapa pelek balap dan klasik dimensinya berbeda. Jika produsen menerbitkan offset sekaligus backspacing untuk sebuah pelek, percayai pasangan angka mereka di atas perhitungan apa pun.
  • Periksa lubang hub dan pola baut secara terpisah. Offset dan backspacing tidak mengatakan apa pun tentang apakah pelek bisa dipasang secara fisik; offset yang benar pada pola baut yang salah tetaplah pelek yang salah.

Laporkan bug

Bidang ini wajib diisi.