Kalkulator Alkohol per Volume (ABV)
Apa itu kalkulator ABV?
Kalkulator alkohol per volume (ABV) memperkirakan seberapa kuat sebuah minuman hasil fermentasi dari dua pembacaan hidrometer: gravitasi awal (OG) yang diukur sebelum fermentasi dan gravitasi akhir (FG) yang diukur setelahnya. Saat ragi mengubah gula menjadi alkohol dan karbon dioksida, cairan menjadi lebih ringan, dan besarnya penurunan itu menunjukkan berapa banyak alkohol yang dihasilkan.
ABV adalah cara standar untuk mencantumkan kekuatan pada label bir, anggur, dan minuman keras — sebuah bir 5% ABV mengandung 5% alkohol per volume. Alat ini ditujukan untuk pembuat bir rumahan, pembuat anggur, dan pembuat mead yang menginginkan perkiraan kekuatan yang cepat dari pembacaan gravitasi mereka sendiri.
Bagaimana cara kerjanya?
Gravitasi spesifik adalah kepadatan suatu cairan dibandingkan dengan air, sehingga merupakan angka tanpa dimensi yang tidak memiliki satuan. Air murni terbaca ; wort atau must yang manis terbaca lebih tinggi karena gula yang terlarut membuatnya lebih padat.
- Gravitasi awal (OG) diukur sebelum Anda menambahkan ragi — bir pada umumnya berada di sekitar hingga .
- Gravitasi akhir (FG) diukur setelah fermentasi selesai — biasanya hingga setelah sebagian besar gula habis.
Selisih antara keduanya, dikalikan dengan sebuah konstanta, memberikan perkiraan ABV. Kalkulator ini juga menampilkan alkohol per berat (ABW), yang lebih rendah daripada ABV karena alkohol lebih ringan (kurang padat) daripada air.
Rumus
Pendekatan homebrew yang banyak digunakan adalah:
Alkohol per berat mengikuti rasio kepadatan etanol terhadap air:
Di mana:
- = gravitasi awal (tanpa dimensi), diukur sebelum fermentasi
- = gravitasi akhir (tanpa dimensi), diukur setelah fermentasi
Faktor adalah konstanta empiris yang bekerja dengan baik untuk rentang gravitasi yang umum pada bir dan anggur. Jika gravitasi akhir lebih tinggi daripada gravitasi awal, berarti fermentasi tidak menurunkan kepadatan dan kalkulator tidak menghasilkan hasil apa pun.
Contoh terselesaikan
Contoh 1 — sebuah ale standar. OG , FG :
Contoh 2 — sebuah batch yang sedikit lebih kuat. OG , FG :
Contoh 3 — sebuah session beer yang lebih ringan. OG , FG :
Catatan praktis
- Koreksi suhu itu penting. Hidrometer dikalibrasi pada suhu tertentu (sering kali 20 °C / 68 °F). Pembacaan yang diambil pada wort yang hangat akan meleset, jadi biarkan sampel mendingin atau terapkan bagan koreksi hidrometer Anda.
- Faktor 131,25 adalah sebuah perkiraan. Rumus yang lebih rumit lebih cocok untuk bir dan anggur bergravitasi tinggi, tetapi akurat hingga beberapa persepuluh persen untuk sebagian besar batch homebrew.
- Perhatikan penambahan gula Anda. Gula priming yang ditambahkan saat pembotolan akan berfermentasi di dalam botol dan menambahkan sedikit alkohol ekstra yang tidak tertangkap oleh pembacaan FG sebelum pembotolan.
- ABV vs. ABW. Beberapa daerah secara historis melabeli minuman berdasarkan berat. Karena etanol memiliki kepadatan sekitar 0,79 kali air, ABW selalu menjadi angka yang lebih kecil.
Jika Anda merencanakan sebuah batch, konverter galon ke mililiter dan liter ke ons kami membantu Anda menyesuaikan skala volume resep, dan kalkulator BAC menunjukkan bagaimana kekuatan akhir itu diterjemahkan menjadi kadar alkohol dalam darah.
FAQ
Apa perbedaan antara OG dan FG? Gravitasi awal (OG) adalah kepadatan wort atau must Anda yang belum difermentasi; gravitasi akhir (FG) adalah kepadatan setelah fermentasi. Selisih di antara keduanya mencerminkan gula yang diubah ragi menjadi alkohol.
Mengapa ABW lebih rendah daripada ABV? Alkohol lebih ringan (kurang padat) daripada air, sehingga volume alkohol tertentu memiliki berat lebih ringan daripada volume air yang sama. Hal itu membuat persentase per berat lebih kecil daripada persentase per volume.
Apakah saya perlu mengoreksi suhu? Untuk hasil yang akurat, ya. Hidrometer dikalibrasi pada suhu acuan, dan pembacaan yang diambil pada suhu lebih hangat atau lebih dingin perlu disesuaikan menggunakan bagan koreksi yang disertakan dengan instrumen Anda.
Bisakah saya menggunakannya untuk minuman keras? Rumus ini dirancang untuk rentang gravitasi bir, anggur, dan mead. Minuman keras hasil distilasi mengubah kandungan alkohol selama proses distilasi, sehingga kekuatannya diukur langsung dengan alkoholmeter, bukan dari gravitasi.