Matematika

Kalkulator Perkalian Biner

Pengaturan
Atur ulang
Bagikan hasil
Simpan
Sematkan
Laporkan bug

Bagikan kalkulator

Tambahkan kalkulator gratis kami ke situs web Anda

Harap masukkan URL yang valid. Hanya URL HTTPS yang didukung.


Gunakan sebagai nilai default untuk kalkulator yang dibenamkan apa yang saat ini ada dalam bidang input kalkulator di halaman.


Warna fokus pinggiran input, warna kotak switch yang dicentang, warna hover item yang dipilih dll.


Harap setujui Syarat Penggunaan.

Prévisualisation

Simpan kalkulator

Pengaturan Kalkulator

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Bagikan kalkulator

Apa itu perkalian biner?

Perkalian biner adalah salah satu operasi dasar dalam elektronik digital dan komputasi, memungkinkan pelaksanaan aritmatika pada tingkat biner — yaitu, menggunakan hanya dua digit: 0 dan 1. Komputer dan mikroprosesor beroperasi secara eksklusif dalam biner, dan perkalian adalah bagian penting dari unit logika aritmatika mereka (ALU). Kalkulator perkalian biner mengotomatiskan proses ini, memungkinkan pengguna untuk mengalikan dua atau lebih angka biner secara akurat dan instan.

Perkalian biner biasanya mengikuti aturan yang mirip dengan perkalian desimal, tetapi dengan hanya dua digit, operasinya menjadi lebih sederhana secara logis, meskipun kurang intuitif untuk perhitungan manual. Kalkulator memberikan hasil tanpa memerlukan konversi manual atau langkah-langkah rumit. Kalkulator dapat menangani dua angka dan juga banyak input biner (3, 4, atau lebih nilai), melakukan perkalian secara sistematis.

Bagaimana cara kerja perkalian biner

Perkalian biner menggunakan aturan sederhana:

  1. 0×0=00 \times 0 = 0
  2. 0×1=00 \times 1 = 0
  3. 1×0=01 \times 0 = 0
  4. 1×1=11 \times 1 = 1

Prosesnya mirip dengan perkalian panjang dalam sistem desimal, tetapi karena digit biner adalah 0 atau 1, setiap baris dalam perkalian adalah semua nol atau salinan dari yang dikalikan yang dipindahkan ke kiri dengan satu posisi untuk setiap digit biner pengalinya yang berikutnya.

Sebagai contoh:

1012×112=1012×(12+102)101_2 \times 11_2 = 101_2 \times (1_2 + 10_2) =1012×12+1012×102=1012+10102=11112= 101_2 \times 1_2 + 101_2 \times 10_2 = 101_2 + 1010_2 = 1111_2

Jadi, 1012×112=11112101_2 \times 11_2 = 1111_2, yang setara dengan 510×310=15105_{10} \times 3_{10} = 15_{10}.

Metode lain dari perkalian biner

Ini adalah metode yang digunakan dalam kalkulator perkalian biner kami.
Pertama, setiap angka biner dikonversi ke ekuivalen desimalnya.
Perkalian dilakukan dalam sistem desimal. Akhirnya, hasilnya diubah kembali ke biner.

Pendekatan ini memberikan hasil yang tepat dan teroptimasi, terutama ketika beberapa angka biner dikalikan bersama.

Contoh proses konversi

Mari kita kalikan tiga angka biner: 1012101_2, 10210_2, dan 11211_2.

  1. Konversi ke desimal:

    • 1012=1×22+0×21+1×20=510101_2 = 1 \times 2^2 + 0 \times 2^1 + 1 \times 2^0 = 5_{10}
    • 102=1×21+0×20=21010_2 = 1 \times 2^1 + 0 \times 2^0 = 2_{10}
    • 112=1×21+1×20=31011_2 = 1 \times 2^1 + 1 \times 2^0 = 3_{10}
  2. Kalikan dalam desimal:

    • 5×2×3=30105 \times 2 \times 3 = 30_{10}
  3. Konversikan hasil kembali ke biner:

PembagianKuotien bilangan bulatSisa
30 ÷ 2150
15 ÷ 271
7 ÷ 231
3 ÷ 211
1 ÷ 201

Jadi, 3010=11110230_{10} = 11110_2

Oleh karena itu, 1012×102×112=111102101_2 \times 10_2 \times 11_2 = 11110_2.

Kalkulator mengikuti prosedur ini secara internal.

Contoh

Contoh 1

Angka biner: 1102110_2, 1012101_2, dan 11211_2

  1. Konversi ke desimal: 6106_{10}, 5105_{10}, 3103_{10}
  2. Kalikan dalam desimal: 6×5×3=90106 \times 5 \times 3 = 90_{10}
  3. Konversi kembali ke biner: 9010=1011010290_{10} = 1011010_2
    1102×1012×112=10110102110_2 \times 101_2 \times 11_2 = 1011010_2

Contoh 2 (Angka biner pecahan)

Angka biner: 0.120.1_2 dan 0.1120.11_2

  1. Konversi ke desimal: 0.12=1×21=0,5100.1_2 = 1 \times 2^{-1} = 0,5_{10} dan 0.112=1×21+1×22=0,75100.11_2 = 1 \times 2^{-1} + 1 \times 2^{-2} = 0,75_{10}
  2. Kalikan: 0,5×0,75=0,375100,5 \times 0,75 = 0,375_{10}
  3. Konversi hasil ke biner:
PerkalianHasilBilangan bulatSisa
0,375 × 20,7500,75
0,75 × 21,510,5
0,5 × 2110

0.12×0.112=0.01120.1_2 \times 0.11_2 = 0.011_2

Catatan

  • Perkalian biner mengandalkan aturan aritmatika sederhana tetapi dapat menjadi membebani ketika dilakukan secara manual dengan angka biner panjang.
  • Mengonversi ke desimal menyederhanakan proses perkalian sambil tetap mempertahankan ketepatan.
  • Sistem biner adalah bagian integral dari arsitektur komputer; prosesor menggunakan perkalian biner untuk operasi data, pemrosesan sinyal, dan perhitungan alamat.
  • Karena kalkulator memungkinkan banyak bidang input, pengguna dapat mengalikan lebih dari dua angka biner — ini sangat berguna untuk teknik, pemrograman, dan simulasi komputasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara mengalikan angka biner 101 dan 111?

Konversikan 1012=510101_2 = 5_{10} dan 1112=710111_2 = 7_{10}. Kalikan dalam desimal: 5×7=35105 \times 7 = 35_{10}. Konversi kembali: 3510=100011235_{10} = 100011_2. Oleh karena itu, 1012×1112=1000112101_2 \times 111_2 = 100011_2.

Berapa banyak bit dalam hasil dari 1001 × 11?

10012=9101001_2 = 9_{10}, 112=31011_2 = 3_{10}. Produk: 2710=11011227_{10} = 11011_2. Hasilnya memiliki 5 bit.

Mengapa kalkulator mengonversi angka biner ke desimal sebelum mengalikan?

Karena perkalian secara komputasional lebih sederhana dan cepat dalam basis 10. Dengan terlebih dahulu mengonversi ke desimal, kalkulator memastikan akurasi dan kinerja bahkan dengan nilai biner yang besar, kemudian mengonversi hasilnya kembali ke biner dengan mulus.

Bisakah saya mengalikan lebih dari dua angka biner?

Ya. Kalkulator secara otomatis menampung banyak bidang. Sebagai contoh, jika Anda memasukkan 10210_2, 11211_2, dan 1012101_2, itu dikonversi menjadi 2×3×5=30102 \times 3 \times 5 = 30_{10}, yang menjadi 11110211110_2 dalam biner.

Apa yang terjadi jika saya memasukkan digit non-biner?

Karena sistem biner hanya menerima 0 dan 1, simbol yang tidak valid akan memicu pesan validasi. Pastikan semua digit yang dimasukkan di setiap bidang sesuai secara ketat dengan notasi biner.

Laporkan bug

Bidang ini wajib diisi.