Apa itu kalkulator watt ke ampere?
Kalkulator watt ke ampere mengonversi daya listrik, diukur dalam watt, menjadi arus listrik, diukur dalam ampere, begitu Anda mengetahui tegangan rangkaian. Daya memberi tahu Anda berapa banyak energi yang digunakan sebuah perangkat setiap detik, sedangkan arus memberi tahu Anda berapa banyak muatan yang mengalir melalui kabel. Mengetahui arus tarik berguna untuk memilih sekring atau pemutus yang tepat, menentukan ukuran kawat, dan memastikan sebuah rangkaian tidak kelebihan beban.
Rumus
Arus adalah daya dibagi tegangan:
dengan adalah arus dalam ampere (A), adalah daya dalam watt (W), dan adalah tegangan dalam volt (V). Tegangan harus lebih besar dari nol, karena pembagian dengan nol tidak terdefinisi.
Cara menggunakan
- Masukkan daya perangkat dalam watt.
- Masukkan tegangan suplai dalam volt.
- Kalkulator langsung menampilkan arus dalam ampere. Hasilnya hanya muncul ketika kedua nilai tersedia dan tegangan tidak nol.
Contoh terselesaikan
Misalkan sebuah pemanas berdaya 600 watt dan berjalan pada suplai 120 volt. Arus yang ditariknya adalah:
Jadi pemanas itu menarik 5 ampere, yang berarti rangkaian rumah tangga standar 15 ampere dapat menyalakannya dengan nyaman.
FAQ
Apakah rumus ini berlaku untuk AC maupun DC?
Rumus ini berlaku langsung untuk rangkaian DC dan untuk beban AC yang murni resistif. Untuk beban AC reaktif (motor, transformator) Anda juga memerlukan faktor daya, di mana ampere = watt ÷ (volt × faktor daya).
Mengapa hasilnya menghilang saat saya memasukkan 0 volt?
Membagi daya dengan tegangan nol tidak memiliki jawaban yang bermakna, sehingga kalkulator menyembunyikan hasilnya sampai Anda memasukkan tegangan lebih besar dari nol.