Kalkulator Interval Kepercayaan
Apa itu interval kepercayaan?
Interval kepercayaan adalah rentang nilai yang masuk akal untuk parameter populasi yang tidak diketahui, dalam hal ini rata-rata populasi. Alih-alih melaporkan satu estimasi titik, interval ini menyatakan ketidakpastian di sekitar estimasi tersebut melalui batas bawah dan batas atas.
Interval kepercayaan 95%, misalnya, berarti jika Anda mengulang prosedur pengambilan sampel yang sama berkali-kali, sekitar 95% interval yang Anda bangun akan memuat rata-rata sebenarnya. Lebar interval bergantung pada seberapa besar variasi data Anda, berapa banyak pengamatan yang Anda miliki, dan seberapa yakin Anda ingin menjadi.
Kalkulator ini menggunakan pendekatan z (normal), yang sesuai ketika simpangan baku populasi diketahui atau sampel cukup besar agar teorema limit pusat berlaku.
Bagaimana kalkulator bekerja?
Anda memberikan empat informasi:
- Rata-rata sampel (x̄): rata-rata dari pengamatan Anda.
- Simpangan baku (σ): sebaran data; harus positif.
- Ukuran sampel (n): jumlah pengamatan; bilangan bulat minimal 1.
- Tingkat kepercayaan: seberapa yakin Anda ingin menjadi: 90%, 95%, atau 99%.
Setiap tingkat kepercayaan dipetakan ke nilai z kritis:
| Tingkat kepercayaan | nilai z |
|---|---|
| 90% | 1,645 |
| 95% | 1,960 |
| 99% | 2,576 |
Kalkulator mengembalikan margin kesalahan, batas bawah, dan batas atas.
Rumus
Galat baku rata-rata adalah:
Margin kesalahan menskalakan galat baku dengan nilai z kritis:
Interval kepercayaan untuk rata-rata kemudian:
Contoh terselesaikan
Contoh 1: x̄ = 100, σ = 15, n = 36, 95%
Galat baku adalah:
Dengan z = 1,96 margin kesalahan adalah:
Jadi interval kepercayaan 95% adalah [95,1, 104,9].
Contoh 2: x̄ = 50, σ = 10, n = 25, 99%
Galat baku adalah:
Dengan z = 2,576 margin kesalahan adalah:
Jadi interval kepercayaan 99% adalah [44,848, 55,152].
Catatan praktis
- Tingkat kepercayaan yang lebih tinggi memperlebar interval: lebih yakin telah menangkap rata-rata sebenarnya memerlukan rentang yang lebih besar.
- Ukuran sampel yang lebih besar mempersempit interval, karena galat baku mengecil sebanding √n.
- Pendekatan z mengasumsikan distribusi sampling rata-rata kira-kira normal. Untuk sampel kecil dengan simpangan baku tidak diketahui, interval t biasanya lebih akurat.
- Margin kesalahan bersifat simetris, sehingga interval selalu berpusat pada rata-rata sampel.