Konversi

Pengonversi Biner

Pengaturan
Atur ulang
Bagikan hasil
Simpan
Sematkan
Laporkan bug

Bagikan kalkulator

Tambahkan kalkulator gratis kami ke situs web Anda

Harap masukkan URL yang valid. Hanya URL HTTPS yang didukung.


Gunakan sebagai nilai default untuk kalkulator yang dibenamkan apa yang saat ini ada dalam bidang input kalkulator di halaman.


Warna fokus pinggiran input, warna kotak switch yang dicentang, warna hover item yang dipilih dll.


Harap setujui Syarat Penggunaan.

Prévisualisation

Simpan kalkulator

Pengaturan Kalkulator

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Bagikan kalkulator

Apa itu sistem bilangan biner?

Sistem bilangan biner adalah salah satu sistem yang paling mendasar yang digunakan dalam matematika, ilmu komputer, dan elektronik digital. Sistem ini beroperasi pada basis 2, yang berarti setiap angka direpresentasikan hanya menggunakan dua digit: 0 dan 1. Dalam sistem ini, setiap digit mewakili pangkat dua, dimulai dari bit paling kanan. Ini berbeda dari sistem desimal yang biasa kita gunakan, yang didasarkan pada pangkat sepuluh.

Konverter ini memungkinkan Anda untuk mengubah angka ke sistem bilangan biner. Jika Anda perlu menambah, mengurangkan, mengalikan, atau membagi angka biner, gunakan kalkulator biner.

Dalam biner, nilai setiap posisi dikalikan dengan 2 dipangkatkan eksponen yang bersangkutan:

  • Bit paling kanan mewakili 20=12^0 = 1
  • Bit berikutnya mewakili 21=22^1 = 2
  • Lalu 22=42^2 = 4, 23=82^3 = 8, dan seterusnya.

Sebagai contoh:

(1011)2=1×23+0×22+1×21+1×20=8+0+2+1=(11)10(1011)_2 = 1 \times 2^3 + 0 \times 2^2 + 1 \times 2^1 + 1 \times 2^0 = 8 + 0 + 2 + 1 = (11)_{10}

Jadi, bilangan biner 1011 sama dengan 11 dalam sistem desimal.

Cara mengonversi sistem bilangan apapun ke biner

Konverter biner kami memungkinkan pengguna untuk memasukkan angka dalam sistem basis apapun (dari 2 hingga 36) dan secara otomatis mengonversinya ke sistem biner. Proses di balik konversi ini bergantung pada basis sumbernya. Mari kita bahas metode yang paling umum.

Mengonversi dari desimal ke biner

Untuk mengonversi angka desimal ke biner secara manual, gunakan metode pembagian berulang dengan 2. Bagi angka dengan 2, catat sisa hasil bagi, dan terus membagi hasil bagi hingga mencapai nol. Representasi biner adalah urutan sisa baca dari bawah ke atas.

Sebagai contoh, konversi 270₁₀ ke Biner

PembagianHasil bagi bulatSisa
270 ÷ 21350
135 ÷ 2671
67 ÷ 2331
33 ÷ 2161
16 ÷ 280
8 ÷ 240
4 ÷ 220
2 ÷ 210
1 ÷ 201

Membaca sisa dari bawah ke atas memberikan:

27010=1000011102270_{10} = 100001110_2

Mengonversi dari basis lain ke biner

Jika angka awalnya diekspresikan dalam basis selain 10, prosesnya melibatkan dua tahap:

  1. Mengonversi dari basis sumber ke desimal.
  2. Mengonversi dari desimal ke biner (seperti ditunjukkan di atas).

Misalnya, konversikan heksadesimal ke biner.

Langkah 1: Mengonversi dari basis 16 ke desimal:

2F16=2×161+15×160=32+15=47102F_{16} = 2 \times 16^1 + 15 \times 16^0 = 32 + 15 = 47_{10}

Langkah 2: Konversikan 47₁₀ ke biner.

PembagianHasil bagi bulatSisa
47 ÷ 2231
23 ÷ 2111
11 ÷ 251
5 ÷ 221
2 ÷ 210
1 ÷ 201

Membaca sisa dari bawah ke atas memberikan:

4710=101111247_{10} = 101111_2

Jadi:

2F16=10111122F_{16} = 101111_2

Contoh langkah demi langkah: Konversi oktal ke biner

Langkah 1: Mengonversi dari oktal ke desimal.

Setiap digit oktal dikalikan dengan pangkat 8 yang sesuai.

1238=1×82+2×81+3×80=64+16+3=8310123_8 = 1 \times 8^2 + 2 \times 8^1 + 3 \times 8^0 = 64 + 16 + 3 = 83_{10}

Langkah 2: Konversikan 83₁₀ ke biner.

PembagianHasil bagi bulatSisa
83 ÷ 2411
41 ÷ 2201
20 ÷ 2100
10 ÷ 250
5 ÷ 221
2 ÷ 210
1 ÷ 201

Membaca sisa dari bawah ke atas memberikan:

8310=1010011283_{10} = 1010011_2

Jadi:

1238=10100112123_8 = 1010011_2

Konversi biner dalam komputasi

Dalam komputer, penyimpanan dan pemrosesan data sangat bergantung pada logika biner. Setiap operasi di dalam prosesor pada akhirnya ditentukan melalui operasi logis yang melibatkan digit biner. Setiap bit (digit biner) dapat menampung dua keadaan — sering diterjemahkan menjadi level tegangan, polaritas magnetik, atau pulsa cahaya.

Representasi biner memungkinkan sistem untuk:

  • Memproses operasi aritmatika secara efisien.
  • Menyimpan data dengan ringkas.
  • Mentransmisikan informasi digital dengan akurat.

Catatan

  • Angka biner selalu terdiri dari hanya 0 dan 1.
  • Setiap sistem basis dapat diubah menjadi biner dengan terlebih dahulu mengonversinya ke desimal, kemudian ke biner.
  • Angka besar dapat efisien dikonversi dan ditampilkan menggunakan alat konverter biner.
  • Representasi biner adalah dasar dari komputasi digital, enkripsi, dan pengkodean data.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mengonversi 10 dari desimal ke biner?

PembagianHasil bagi bulatSisa
10 ÷ 250
5 ÷ 221
2 ÷ 210
1 ÷ 201

Membaca sisa dari bawah memberikan 1010=1010210_{10} = 1010_2.

Bagaimana cara mengonversi dari biner ke desimal?

Kalikan setiap digit biner dengan pangkat dua yang sesuai dan jumlahkan semua hasilnya. Contoh:

(1101)2=1×23+1×22+0×21+1×20=8+4+0+1=(13)10(1101)_2 = 1 \times 2^3 + 1 \times 2^2 + 0 \times 2^1 + 1 \times 2^0 = 8 + 4 + 0 + 1 = (13)_{10}

Bagaimana cara cepat memeriksa apakah suatu bilangan biner itu genap atau ganjil?

Cukup lihat bit terakhirnya:

  • Jika bit paling kanan adalah 0, maka bilangan itu genap.
  • Jika itu 1, maka bilangan itu ganjil.

Laporkan bug

Bidang ini wajib diisi.