Apa itu basis poin?
Basis poin (sering disingkat “bps”) adalah satuan ukuran yang digunakan dalam keuangan untuk menggambarkan perubahan yang sangat kecil pada suku bunga, imbal hasil, dan persentase lainnya. Satu basis poin sama dengan seperseratus dari satu poin persentase. Karena perubahan suku bunga sering kali hanya pecahan dari satu persen, basis poin memberikan cara yang tepat dan tidak ambigu untuk membahasnya. Menyatakan bahwa bank sentral menaikkan suku bunga sebesar “25 basis poin” lebih jelas daripada “0,25 poin persentase” dan menghindari kebingungan antara perubahan persentase dan perubahan poin persentase.
Kalkulator ini mengonversi secara bebas antara tiga representasi dari besaran yang sama: basis poin, persentase, dan desimal. Ketik nilai pada salah satu dari tiga kolom dan kedua kolom lainnya akan diperbarui secara otomatis.
Bagaimana hubungan antara basis poin, persentase, dan desimal?
Ketiganya menyatakan proporsi yang sama pada skala yang berbeda. Satu basis poin adalah seperseratus dari satu persen, dan satu persen adalah seperseratus dalam bentuk desimal. Menggabungkan konversinya:
Jadi untuk berpindah antar satuan, Anda mengalikan atau membagi dengan pangkat sepuluh. Basis poin seratus kali lebih besar jumlahnya dibandingkan poin persentase, dan sepuluh ribu kali lebih besar dibandingkan nilai desimal.
Bagaimana cara kerja kalkulator ini?
Kalkulator menormalkan apa pun yang Anda ketik menjadi nilai desimal yang sama, lalu menyatakannya dalam dua satuan lainnya. Konversinya adalah:
Dan sebaliknya, dari sebuah persentase:
Setiap kolom dapat diedit, sehingga alat ini bekerja ke segala arah: basis poin ke persen, persen ke desimal, desimal ke basis poin, dan seterusnya.
Contoh soal
Contoh 1
Imbal hasil obligasi naik 50 basis poin. Dalam bentuk persentase dan desimal:
Contoh 2
Bank sentral menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 100 basis poin:
Contoh 3
Sebuah biaya dinyatakan sebagai 25 basis poin:
Contoh 4 (sebaliknya)
Suku bunga meningkat 2 poin persentase. Dinyatakan dalam basis poin:
Catatan praktis
- Basis poin menghindari ambiguitas antara perubahan persentase relatif dan perubahan poin persentase absolut. Perpindahan dari 5% ke 5,25% adalah kenaikan 25 basis poin, bukan “5%”.
- Basis poin adalah standar dalam pendapatan tetap, pengumuman kebijakan bank sentral, penetapan harga pinjaman, dan rasio biaya dana. Sebuah dana yang mengenakan biaya 0,75% per tahun sering digambarkan mengenakan 75 bps.
- Untuk berpindah dari basis poin ke pengali desimal, bagi dengan 10.000; bentuk desimal inilah yang langsung Anda masukkan ke dalam rumus keuangan.
- Untuk perhitungan imbal hasil dan pengembalian yang dibangun di atas suku bunga ini, lihat kalkulator APY dan kalkulator cap rate kami.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa nilai 1 basis poin?
Satu basis poin adalah 0,01%, atau 0,0001 dalam bentuk desimal. Seratus basis poin membentuk satu poin persentase penuh.
Bagaimana cara mengonversi basis poin ke persentase?
Bagi jumlah basis poin dengan 100. Misalnya, 250 basis poin sama dengan 250 / 100 = 2,5%.
Bagaimana cara mengonversi persentase ke basis poin?
Kalikan persentase dengan 100. Misalnya, 0,5% sama dengan 0,5 × 100 = 50 basis poin.
Mengapa orang menggunakan basis poin alih-alih persentase?
Basis poin menghilangkan ambiguitas yang dapat muncul saat membahas perubahan suatu suku bunga. Menyatakan perubahan dalam basis poin memperjelas bahwa yang dimaksud adalah perubahan absolut, bukan relatif, yang sangat penting ketika suku bunga itu sendiri dinyatakan sebagai persentase.
Berapa nilai desimal dari 50 basis poin?
50 basis poin sama dengan 0,50%, yaitu 0,0050 dalam bentuk desimal.