Konversi

Konverter Heksadesimal

Pengaturan
Atur ulang
Bagikan hasil
Simpan
Sematkan
Laporkan bug

Bagikan kalkulator

Tambahkan kalkulator gratis kami ke situs web Anda

Harap masukkan URL yang valid. Hanya URL HTTPS yang didukung.


Gunakan sebagai nilai default untuk kalkulator yang dibenamkan apa yang saat ini ada dalam bidang input kalkulator di halaman.


Warna fokus pinggiran input, warna kotak switch yang dicentang, warna hover item yang dipilih dll.


Harap setujui Syarat Penggunaan.

Prévisualisation

Simpan kalkulator

Pengaturan Kalkulator

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Bagikan kalkulator

Apa itu sistem bilangan heksadesimal?

Sistem bilangan heksadesimal (basis 16) adalah sistem bilangan posisi yang menggunakan enam belas simbol untuk mewakili angka. Simbol-simbol tersebut mencakup digit dari 0 hingga 9 dan huruf dari A hingga F. Setiap digit mewakili pangkat dari 16, menjadikannya cara yang ringkas dan efisien untuk mengekspresikan angka besar, terutama dalam komputasi dan elektronika digital.

Dalam heksadesimal:

  • Digit 0–9 mewakili nilai 0 hingga 9.
  • Huruf A–F mewakili nilai 10 hingga 15.

Sebagai contoh:

  • A₁₆ = 10₁₀
  • F₁₆ = 15₁₀

Basis ini banyak digunakan dalam pemrograman karena selaras dengan biner (basis 2). Setiap digit heksadesimal tepat sama dengan empat digit biner (bit), membuat terjemahan antara keduanya menjadi mudah.

Mengapa heksadesimal begitu umum dalam komputasi

Komputer bekerja menggunakan data biner (0 dan 1). Namun, angka biner dengan cepat menjadi panjang dan sulit dibaca. Heksadesimal mengompres informasi ini tanpa kehilangan presisi. Misalnya:

  • Biner: 1111 1111 1111 1111
  • Heksadesimal: FFFF

Setiap digit heksadesimal mewakili kelompok empat bit. Akibatnya, byte 8-bit dapat direpresentasikan secara ringkas sebagai dua digit heksadesimal.

Kemudahan ini melampaui pemrosesan data sederhana — heksadesimal muncul dalam alamat memori, kode warna digital, dan pemrograman tingkat mesin.

Rumus konversi

Untuk mengonversi angka dari sistem basis apapun ke sistem heksadesimal, dua langkah utama diikuti:

  1. Ubah angka asli menjadi desimal (basis 10).
  2. Ubah angka desimal menjadi heksadesimal (basis 16).

Untuk mengonversi dari desimal ke heksadesimal, metode pembagian berikut digunakan:

Sisa=Angka desimal÷16\text{Sisa} = \text{Angka desimal} \div 16

Kita membagi angka desimal dengan 16 secara berulang, mencatat sisanya di setiap langkah. Digit heksadesimal kemudian dibaca dari bawah ke atas.

Contoh langkah demi langkah

Mari kita konversi 254₁₀ ke heksadesimal.

PembagianHasil BagiSisa
254 ÷ 161514 (E)
15 ÷ 16015 (F)

Membaca sisa dari bawah ke atas: FE

25410=FE16254_{10} = FE_{16}

Mengonversi 16₁₀ ke heksadesimal

PembagianHasil BagiSisa
16 ÷ 1610
1 ÷ 1601
1610=101616_{10} = 10_{16}

Konversi dari sistem bilangan lain

Konverter kami dapat menangani tidak hanya desimal, tetapi sistem bilangan apa pun dari basis 2 hingga basis 36.
Sebagai contoh, untuk mengonversi 213₈ (oktal) ke heksadesimal

  1. Ubah ke desimal: 2×82+1×81+3×80=139102 \times 8^2 + 1 \times 8^1 + 3 \times 8^0 = 139_{10}
  2. Ubah 139₁₀ → 8B₁₆
2138=8B16213_8 = 8B_{16}

Menggunakan konverter heksadesimal

Konverter ini memungkinkan konversi mulus antara basis dari 2 hingga 36 ke heksadesimal. Cukup masukkan angka Anda dan pilih sistem basisnya. Hasil dihasilkan secara instan — tidak perlu langkah tambahan atau tombol “hitung”.

Konverter secara otomatis mengenali karakter yang valid tergantung pada basis yang dipilih:

  • Untuk basis 2: hanya 0 dan 1 yang diizinkan.
  • Untuk basis 10: digit 0–9.
  • Untuk basis 16: digit 0–9 dan A–F.
  • Untuk basis 36: digit 0–9 dan A–Z.

Bagaimana heksadesimal digunakan dalam warna dan desain web

Dalam pengembangan web, notasi heksadesimal memainkan peran penting dalam mewakili warna. Setiap warna pada layar digital terdiri dari tiga komponen — merah, hijau, dan biru (RGB) — masing-masing berkisar dari 0 hingga 255 dalam desimal. Dalam heksadesimal, rentang ini adalah 00 hingga FF.

Warna ditampilkan sebagai kombinasi dari tiga pasang ini:

#RRGGBB\#RRGGBB

Contoh:

  • #FF0000 → Merah Murni
  • #00FF00 → Hijau Murni
  • #0000FF → Biru Murni
  • #FFFFFF → Putih (intensitas maksimum dari ketiga warna)
  • #000000 → Hitam (tanpa cahaya)

Setiap pasangan sesuai dengan satu saluran warna:

  • RR mengendalikan jumlah merah,
  • GG mengendalikan jumlah hijau,
  • BB mengendalikan jumlah biru.

Misalnya, jika Anda memilih #4CAF50:

  • 4C₁₆ = 76₁₀ (komponen merah),
  • AF₁₆ = 175₁₀ (komponen hijau),
  • 50₁₆ = 80₁₀ (komponen biru).

Kombinasi tersebut menghasilkan warna hijau sedang.

Representasi ringkas ini ideal untuk pengembang dan desainer yang bekerja dengan halaman web, grafik digital, dan antarmuka pengguna.

Tabel konversi untuk referensi cepat

DesimalHeksadesimalDesimalHeksadesimal
0088
1199
2210A
3311B
4412C
5513D
6614E
7715F

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mengonversi 125₁₀ ke heksadesimal?

PembagianHasil BagiSisa
125 ÷ 16713 (D)
7 ÷ 1607

Membaca dari bawah ke atas: 7D

12510=7D16125_{10} = 7D_{16}

Mengapa desain web menggunakan warna heksadesimal daripada desimal?

Heksadesimal memungkinkan representasi nilai RGB yang ringkas hanya dengan enam karakter, selaras sempurna dengan nilai byte (0–255) dalam sistem warna digital.

Konversi angka 600 ke heksadesimal

PembagianHasil BagiSisa
600 ÷ 16378
37 ÷ 1625
2 ÷ 1602

Membaca dari bawah ke atas: 258

60010=25816600_{10} = 258_{16}

Laporkan bug

Bidang ini wajib diisi.