Matematika

Kalkulator Pecahan ke Bilangan Campuran

Pengaturan
Atur ulang
Bagikan hasil
Simpan
Sematkan
Laporkan bug

Bagikan kalkulator

Tambahkan kalkulator gratis kami ke situs web Anda

Harap masukkan URL yang valid. Hanya URL HTTPS yang didukung.


Gunakan sebagai nilai default untuk kalkulator yang dibenamkan apa yang saat ini ada dalam bidang input kalkulator di halaman.


Warna fokus pinggiran input, warna kotak switch yang dicentang, warna hover item yang dipilih dll.


Harap setujui Syarat Penggunaan.

Prévisualisation

Simpan kalkulator

Pengaturan Kalkulator

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Harap masukkan nilai dalam rentang yang diperbolehkan.

Bagikan kalkulator

Apa itu kalkulator pecahan ke bilangan campuran?

Kalkulator pecahan ke bilangan campuran menulis ulang pecahan tidak wajar, di mana pembilang lebih besar dari atau sama dengan penyebut, menjadi bilangan campuran. Bilangan campuran menggabungkan bilangan bulat dengan pecahan wajar, dan kalkulator ini juga menyederhanakan pecahan tersebut ke bentuk paling sederhana. Misalnya, 7/2 menjadi 3 1/2, dan 9/3 menjadi bilangan bulat 3. Bilangan campuran adalah cara kita biasanya membaca pecahan dalam resep, pada pita pengukur, dan dalam pengukuran sehari-hari, karena 3 1/2 lebih mudah dibayangkan daripada pecahan yang berat di atas 7/2.

Bagaimana cara kerjanya?

Diberikan pembilang nn dan penyebut dd (dengan d0d \neq 0), bagian bulat adalah hasil bilangan bulat dari pembagian dan sisa adalah apa yang tersisa:

whole=nd,remainder=nwholed\text{whole} = \left\lfloor \frac{n}{d} \right\rfloor, \qquad \text{remainder} = n - \text{whole} \cdot d

Sisa atas penyebut asli adalah bagian pecahan. Untuk menyajikannya dalam bentuk paling sederhana, bagi sisa dan penyebut dengan faktor persekutuan terbesarnya g=gcd(remainder,d)g = \gcd(\text{remainder}, d):

nd=whole  remainder/gd/g\frac{n}{d} = \text{whole} \; \frac{\text{remainder} / g}{d / g}

Ketika sisanya 0, pecahan hilang dan hasilnya hanyalah bilangan bulat. Kalkulator tetap kosong sampai kedua bidang diisi dan penyebut bukan nol.

Contoh penyelesaian

Konversi 7/2 ke bilangan campuran.

  • Bagian bulat: 7/2=3\left\lfloor 7 / 2 \right\rfloor = 3
  • Sisa: 732=17 - 3 \cdot 2 = 1
  • Pecahan 1/2 sudah tereduksi, jadi 7/2 sama dengan 3 1/2.

Konversi 11/4 ke bilangan campuran.

  • Bagian bulat: 11/4=2\left\lfloor 11 / 4 \right\rfloor = 2
  • Sisa: 1124=311 - 2 \cdot 4 = 3
  • Pecahan 3/4 sudah tereduksi, jadi 11/4 sama dengan 2 3/4.

Konversi 9/3 ke bilangan campuran.

  • Bagian bulat: 9/3=3\left\lfloor 9 / 3 \right\rfloor = 3
  • Sisa: 933=09 - 3 \cdot 3 = 0
  • Tanpa sisa, hasilnya hanyalah bilangan bulat 3.

Catatan praktis

  • Bagian pecahan selalu disederhanakan. Misalnya 8/6 memberikan bagian bulat 1 dan sisa 2 atas 6, yang disederhanakan dari 2/6 menjadi 1/3, sehingga bilangan campurannya adalah 1 1/3.
  • Jika pembilang lebih kecil dari penyebut, bagian bulatnya adalah 0 dan Anda hanya mendapatkan kembali pecahan wajar aslinya.
  • Penyebut nol atau kosong tidak memiliki nilai, karena pembagian dengan nol tidak terdefinisi, sehingga kalkulator membiarkan hasilnya kosong.
  • Untuk melakukan sebaliknya dan mengubah bilangan campuran kembali menjadi satu pecahan, gunakan kalkulator bilangan campuran. Untuk menyederhanakan pecahan apa pun secara mandiri, coba penyederhana pecahan, dan untuk menyatakan pecahan sebagai desimal gunakan kalkulator pecahan ke desimal.

Laporkan bug

Bidang ini wajib diisi.